MAY DAY
Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 mei, dan
dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di
beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk
merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.
Perjuangan buruh untuk memperoleh kesejahteraan dan kelayakan
hidup memang telah memiliki sejarah yang amat panjang. Bahkan sejak abad 19,
saat kapitalisme industri berkembang buruh telah memperjuangkan haknya.
SEJARAH SINGKAT HARI BURUH
Sejarah hari buruh, ada beberapa versi. Namun yang paling kuat adalah berdasarkan tragedi
Haymarket pada tahun 1886. Pada waktu itu sebanyak 400 ribu buruh di AS
menggelar demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja. Aksi
ini berlangsung selama empat hari sampai tanggal 4 Mei 1886.
Merasa kewalahan dengan aksi demonstrasi ini, akhirnya para polisi AS
melakukan penembakan untuk menghentikan aksi demo ini. Akhirnya, dari
penembakan polisi AS ini ratusan buruh yang ikut dalam aksi tersebut tewas.
Bahkan, pemimpin gerakan demonstrasi tersebut akhirnya ditangkap dan dihukum
mati.
Untuk menghormati para buruh yang tewas dalam aksi demonstrasi itu,
Kongres Sosialis Dunia yang digelar di Paris pada Juli 1889 menetapkan tanggal 1
Mei sebagai Hari Buruh Sedunia (May Day). Hal ini memperkuat keputusan
Kongres Buruh Internasional yang berlangsung di Jenewa tahun 1886 yang
merupakan Kongres buruh internasional pertama dan menetapkan tuntutan
pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari sebagai perjuangan resmi buruh
sedunia dan Tanggal 1 Mei ditetapkan menjadi hari buruh sedunia atau
May Day.
SEJARAH HARI BURUH DI INDONESIA
Sejarah hari Buruh Indonesia - Peringatan Hari Buruh telah
diperingati di Indonesia sejak tahun 1920. namun sejak masa pemerintahan
Orde Baru (Soeharto) hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, Hal Ini
disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis
yang sejak kejadian G30SPKI (tahun 1965) Komunis di larang keberadaannya di
Indonesia.
Semasa Orde Baru (Soeharto), aksi untuk memperingati May Day masuk
kategori aktivitas subversif, karena May Day saat itu dikonotasikan dengan
ideologi komunis. Konotasi tersebut jelas tidak tepat, karena mayoritas negara
di dunia ini (yang mayoritas menganut Prinsip nonkomunis, bahkan yang memiliki
Paham antikomunis), telah menetapkan tanggal 1 Mei sebagai hari Buruh dan
menjadikan hari tersebut sebagai hari libur nasional.
Setelah era Orde Baru tumbang, meskipun 1 Mei bukan hari libur,
namun setiap tanggal tersebut kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia
dengan mengadakan demonstrasi di berbagai kota.
Ketakutan bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap
tanggal 1 Mei akan menghasilkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti.
Sejak peringatan Hari buruh tahun 1999 tidak pernah ada tindakan destruktif
yang dilakukan oleh massa buruh yang masuk kategori "membahayakan
ketertiban umum / negara". Yang terjadi bahkan sebaliknya, yaitu tindakan
represif aparat keamanan (Polisi / SatpolPP) terhadap kaum buruh, karena mereka
masih memegang paradigma lama yang memandang peringatan Hari Buruh adalah
subversif dan disokong gerakan komunis.
Kemudian pada Tahun 2013 Pemerintah berkeinginan menjadikan Hari
Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei sebagai hari libur nasional
dan memperingatinya juga sebagai Hari Buruh nasional. Menurut rencana,
hal itu akan terealisasi mulai tahun 2014
Di Indonesia, peringatan Hari Buruh 1 Mei diperingati dengan
melakukan demonstrasi besar-besaran di berbagai kota besar seperti Surabaya,
Jakarta, Bandung, Semarang dan kota kota besar lainnya. Kebanyakan orasi
demonstran (buruh) menuntut penghapusan system outsourcing dan kenaikan upah.
Sekian Artikel tentang Sejarah Hari Buruh Dunia dan Sejarah Hari
Buruh Indonesia, semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi sobat MARKIJAR.Com
khusunya dalam memaknai peringatan Hari Buruh (May Day) yang selalu kita
peringati setiap tanggal 1 May.
SUMBER
https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Buruh
(18.58 WIB)
ANALISIS
Para buruh merupakan tokoh terpenting dalam memutar roda
ekonomi. Disamping itu para buruh juga menjadi pemasok devisa bagi negara
khusunya bagi para buruh yang bekerja di luar negeri. Pada momen MAY DAY ini
para buruh mempunyai kesempatan untuk mengapresiasikan suka duka selama mereka
menjalani pekerjaan sebagai seorang buruh.
Ucapan selamat hari buruh pantas di berikan
sebagai bentuk apresiasi kita kepada para buruh sedunia yang mana mereka terus
berupaya memberikan yang terbaik walaupun dengan imbalan yang tidak sesuai
dengan kerja keras mereka.
Banyak cerita miris yang di alami oleh para buruh di
Indonesia, baik dari segi gaji yang pas -pasan serta tidak sesuainya jam kerja
dengan upah yang diterima. Oleh karena itu melalui peringatan
hari buruh Internasional 2015 semoga bisa menjadi sebuah wadah
untuk memperbaiki nasib para buruh khususnya di Indonesia dan umumnya para
buruh di dunia yaitu dapat diperingati dengan cara-cara yang jauh lebih positif
daripada sekedar aksi unjuk rasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar